Kalselinside.com — Tim Disaster Victim Identification (DVI) Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) berhasil mengidentifikasi empat jenazah tambahan yang menjadi korban kecelakaan KM Virgo Transport 8. Proses identifikasi ini dilakukan secara intensif guna memberikan kepastian kepada pihak keluarga korban yang tengah menanti kabar.
Dari empat korban yang baru teridentifikasi tersebut, tiga di antaranya diketahui berasal dari Provinsi Jawa Tengah, sedangkan satu korban lainnya merupakan warga Tangerang, Banten. Tim medis dan forensik bekerja keras mencocokkan data post-mortem dan ante-mortem para korban untuk memastikan identitas mereka secara akurat.
Identitas Empat Korban yang Berhasil Dikenali
Berdasarkan data resmi yang dirilis oleh pihak kepolisian, keempat korban yang telah teridentifikasi tersebut adalah Edi Setiyono (59) asal Batang, Jawa Tengah; Sri Wahyono (53) asal Sukoharjo, Jawa Tengah; Rahmat Dani (31) asal Tangerang, Banten; serta Widianto (41) asal Banyumas, Jawa Tengah.
Penemuan identitas salah satu korban bernama Widianto membutuhkan proses yang lebih mendalam. Pihak berwenang harus menggunakan metode pencocokan asam deoksiribonukleat (DNA) karena kondisi fisik jenazah yang memerlukan penanganan khusus.
“Jenazah dengan no PM 025 teridentifikasi atas nama Widianto yang diidentifikasi melalui primer DNA dan sekunder ciri medis,” ujar Kabid Dokkes Polda Kalsel, Kombes dr Moch Sofwan.
Sementara itu, tiga jenazah lainnya diidentifikasi menggunakan metode sekunder, yaitu dengan memeriksa ciri medis yang khas pada tubuh serta barang-barang pribadi atau properti yang masih melekat saat korban ditemukan. Langkah ini sangat membantu mempercepat proses penyerahan jenazah kepada pihak keluarga.
Sisa Korban Masih dalam Proses Identifikasi
Hingga saat ini, tim DVI Polda Kalsel telah menerima puluhan kantung jenazah terkait tragedi KM Virgo Transport 8. Kerja keras tim forensik telah membuahkan hasil yang signifikan, meskipun masih ada beberapa jenazah yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.
“Total kantung jenazah yang tim DVI terima ada 82 kantung, sebanyak 69 telah teridentifikasi dan 13 masih dalam proses,” pungkas Kombes dr Moch Sofwan.
Dengan demikian, dari total 82 kantung jenazah yang dievakuasi, kini tersisa 13 jenazah lagi yang masih berada dalam proses identifikasi oleh tim ahli. Kepolisian berkomitmen untuk menyelesaikan seluruh proses ini secepat mungkin agar seluruh korban dapat segera dipulangkan ke daerah asal masing-masing.


